Analisa Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah Perspektif Faturrahman Djamil (Studi BMT Artha Buana Metro Tahun 2021)
Keywords:
BMT Artha Buana Metro, Faturahman Djamil, Penyelesaian Pembiayaan BermasalahAbstract
Pembiayaan bermasalah di BMT Arta Buana Metro dapat diartikan sebagai pinjaman yang mengalami kesulitan pelunasan akibat adanya faktor kesengajaan atau faktor eksternal diluar kemampuan kendali anggota. berdasarkan observasi di BMT Arta Buana Metro bahwa meningkatnya NPF karena ada anggota (debitur) korporasi yang sedang mengalami kondisi bisnis yang memburuk, side streaming yang mana anggota menggunakan dana itu bukan seperti yang disebut dalam akad, kesalahan yang disengaja, penyembunyiaan keuntungan oleh anggota yang tidak jujur juga ikut mempengaruhi NPF. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi kemudian di analisis menggunakan metode induktif yang menekankan pada pengamatan dahulu, lalu menarik kesimpulan berdasarkan pengamatan. Hasilnya menjelaskan bahwa penyebab dari pembiayaan bermasalah di BMT Artha Buana Metro yaitu Faktor internal dan Eksternal. Faktor internal terjadi pada anggota yang sering melakukan side streaming, tidak memiliki pendapatan yang tetap, dan terlalu banyak angsuran yang dimiliki. Sedangkan faktor eksternal yaitu Itikad yang kurang baik atau kesengajaan dari anggota, adanya akibat pandemi Covid-19 yang menyebabkan menurunnya usaha dari anggota dan adanya akibat dari perceraian. Dalam penyelesaian pembiayaan bermasalah, BMT Artha Buana Metro menggunakan 3 cara,yaitu rescheduling, reconditioning, danlelang eksekusi dan sudah sesuai dengan teori milik Fathurrahman Djamil.
Downloads
Published
Versions
- 2026-07-11 (2)
- 2026-07-11 (1)
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Lutfi Afifatul Masnu'ah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



