ANALISIS HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP STATUS KEPEMILIKAN DAN PEMANFAATAN SISA KAIN HASIL JASA PENJAHIT

Authors

  • Nabhani Yustisi Universitas Malikussaleh Author
  • Fitria Mardhatillah Universitas Malikussaleh Author

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis status kepemilikan dan pemanfaatan sisa kain hasil jasa penjahit dalam perspektif Hukum Ekonomi Syariah. Permasalahan berangkat dari praktik penguasaan sisa kain oleh penjahit tanpa adanya kesepakatan yang jelas dengan konsumen sehingga menimbulkan ketidakpastian hukum mengenai hak kepemilikan. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Data primer diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada usaha jasa penjahit, sedangkan data sekunder berasal dari Al-Qur'an, hadis, Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES), Fatwa DSN-MUI, kitab fikih, dan literatur ilmiah. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan tiga praktik pengelolaan sisa kain, yaitu dikembalikan kepada konsumen, disimpan dan dikembalikan jika diminta, atau dianggap menjadi milik penjahit apabila tidak diambil. Dalam perspektif Hukum Ekonomi Syariah, hubungan penjahit dan konsumen merupakan akad ijārah yang hanya memindahkan hak atas manfaat jasa, bukan hak milik atas kain. Dengan demikian, sisa kain tetap menjadi milik konsumen, sedangkan pemanfaatannya oleh penjahit hanya sah berdasarkan kerelaan dan kesepakatan para pihak. Model pengelolaan berbasis akad diperlukan untuk mewujudkan keadilan, amanah, dan kepastian hukum.

Downloads

Published

2026-08-02

How to Cite

Nabhani Yustisi, & Fitria Mardhatillah. (2026). ANALISIS HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP STATUS KEPEMILIKAN DAN PEMANFAATAN SISA KAIN HASIL JASA PENJAHIT. Al-Qawa’id: Journal of Sharia Economic Law, 1(1), 44-60. https://journal.nimsyapublisher.id/index.php/alqawaid/article/view/87